Review Buku

Review Buku: Aku Bisa Makan Sendiri

Review Buku: Aku Bisa Makan Sendiri

Buku Aku Bisa Makan Sendiri adalah salah satu judul buku dalam paket buku Halo Balita. Tampilan buku yang diterbitkan oleh Pelangi Mizan ini penuh gambar dan warna-warni seperti pelangi di langit biru.

Suapin makan anak sebenarnya cara bunda untuk memastikan makanan anak masuk ke mulut tanpa berceceran dimana-mana, tanpa dipilih-pilih menunya oleh anak. Saat Sali menyendok nasi hingga berceceran dan berkata Sali tidak bisa bu. Ibu tidak langsung ngomel dan menyuapin Sali. Namun ibu memberikan motivasi agar Sali semangat makan sendiri.

Memulai mengajarkan anak untuk bisa makan sendiri adalah suatu tantangan tersendiri bagi bunda. Bersyukur dipertemukan dengan buku anak yang satu ini. Buku yang bisa melatih anak untuk menyenangi dan mampu makan sendiri dengan berbagai macam makanan.

“Ga boleh jajan kalau belum makan” begitulah sebelumnya saya dalam menciptakan suasana makan. Kurang menyenangkan bagi anak, karena berbentuk ancaman. Tapi setelah membacakan buku ini, saya jadi paham bahwa menciptakan suasana yang menyenangkan merupakan salah satu cara untuk membiasakan anak bisa makan sendiri.

Selain itu ada beberapa cara lagi untuk memberikan keyakinan pada anak bahwa “Aku Bisa Makan Sendiri”, yaitu:

  1. Berikan informasi yang tepat kepada anak mengenai makanan sehat dan manfaatnya bagi pertumbuhan anak.
  2. Beritahu anak mengenai berbagai jenis alat makan dan cara penggunaannya.
  3. Tawaran kepada anak, makanan apa yang ingin dia makan hari itu.
  4. Sajikan makanan yang anak tolak dalam bentuk lain agar bervariasi dan menggugah selera anak.
  5. Beri kepercayaan dan kesempatan pada anak untuk makan sendiri.
  6. Berikan pujian pada anak apabila anak bisa makan sendiri.

Buku anak yang bukan hanya menarik dan bermanfaat bagi anak. Namun buku anak ini juga memberikan banyak ilmu parenting bagi ayah bundanya. Respon ibu dalam buku ini benar-benar suatu challenge tersendiri bagi ayah bunda. Bisa ga yah bersikap seperti ibu Sali saat berhadapan dengan anak.

Yang paling bikin bunda terharu adalah saat anak berucap:

  • Mau makan sendiri kaya Sali
  • Kalau makan tidak boleh sambil bicara nanti tersedak
  • Dede pinter kan bun minumnya ga blukbuk blukbuk
  • Kasih makanan jangan dilempar walaupun untuk kucing
  • Dede kalau makan ga bunyi kok sendoknya bun
  • Bun tisu bun (saat mulut anak kotor)
  • Dede makannya juga dihabiskan ini bun sama kayak sali
  • Dede mau kok makan sayur biar kuat

Maa syaa allah luar biasa pesona salah satu buku Halo Balita ini. Pengaruhnya pada anak sampai seperti itu. Ini baru satu buku, bagaimana dengan 24 judul buku lainnya? Ini pengalaman saya setelah membeli buku Halo Balita. Iya buku ini tidak bisa dibeli satuan. Mereka seperti anggota tubuh yang tidak bisa dipisahkan. Oh iya, kalau mau beli, saran saya beli saat promo saja, atau ikut arisannya karena harga arisan sama loh seperti harga cash. Atau konsultasikan saja kebutuhan ayah bunda untuk anaknya pada Book Advisor kesayangan ayah bunda.

Sekian review dari saya, silakan share jika bermanfaat atau bisa tambahkan pengalaman ayah bunda dengan buku ini.